Blog · Aksesibilitas

Checklist Event Inklusif

Satu daftar periksa yang bisa langsung Anda pakai. Bagi ke dalam tiga tahap — sebelum, saat, dan sesudah acara — agar tidak ada aspek aksesibilitas yang terlewat.

Checklist event inklusif adalah daftar tindakan praktis yang memastikan sebuah acara dapat diikuti semua orang, termasuk peserta Tuli. Panduan ini menyusun langkah-langkahnya ke dalam tiga tahap: sebelum acara (perencanaan dan pemesanan layanan), saat acara (pelaksanaan dan pemantauan akses), serta sesudah acara (evaluasi dan tindak lanjut). Gunakan sebagai daftar centang yang bisa langsung dibawa oleh tim penyelenggara.

Aksesibilitas paling mudah dijalankan bila diubah menjadi daftar centang konkret. Artikel ini menyediakan checklist menyeluruh yang dibagi per tahap, sehingga panitia tahu persis apa yang harus dikerjakan dan kapan. Untuk konteks dan strategi di balik langkah-langkah ini, baca juga cara menyelenggarakan event inklusif.

Cara memakai checklist ini

Setiap acara berbeda, jadi sesuaikan daftar ini dengan skala dan formatnya — tatap muka, daring, atau hybrid. Tetapkan satu penanggung jawab aksesibilitas yang memegang checklist ini dari awal hingga selesai, dan tandai setiap butir saat rampung. Fokus utama di sini adalah akses bagi peserta Tuli, namun banyak butir juga bermanfaat bagi peserta disabilitas lain.

Checklist yang baik bukan formalitas — ia memastikan komitmen inklusi berubah menjadi tindakan nyata di lapangan.

Sebelum acara: perencanaan

Sebagian besar keberhasilan aksesibilitas ditentukan pada tahap ini. Kerjakan jauh-jauh hari.

  1. Masukkan anggaran aksesibilitas ke dalam rencana acara sejak awal.
  2. Tunjuk penanggung jawab aksesibilitas dalam kepanitiaan.
  3. Tambahkan pertanyaan kebutuhan akses pada formulir pendaftaran.
  4. Tentukan sistem isyarat yang sesuai (BISINDO atau SIBI) berdasarkan audiens.
  5. Pastikan lokasi/platform mendukung tampilan visual dan teks dengan baik.

Sebelum acara: pemesanan layanan

Setelah kebutuhan diketahui, amankan layanan dan siapkan bahannya.

  • Pesan juru bahasa isyarat sedini mungkin — dua orang untuk acara panjang agar bisa bergantian.
  • Atur layanan teks langsung (caption/CART) untuk sesi utama.
  • Untuk pembicara asing, koordinasikan dengan jasa interpreter lisan.
  • Kirim materi acara ke juru bahasa: rundown, naskah, slide, dan daftar istilah khusus.
  • Siapkan dukungan teknis — mikrofon, kamera, layar, dan bila perlu alat interpreter.
  • Jadwalkan gladi bersih yang melibatkan juru bahasa dan tim teknis.

Sebelum acara: pengaturan ruang dan visual

  1. Siapkan area duduk prioritas dengan garis pandang jelas ke juru bahasa dan layar.
  2. Atur pencahayaan agar wajah dan tangan juru bahasa terlihat, hindari backlight.
  3. Pasang signage visual menuju registrasi, ruang acara, toilet, dan jalur evakuasi.
  4. Siapkan jadwal dan pengumuman tertulis untuk ditayangkan atau dibagikan.
  5. Sediakan kertas-pena atau aplikasi teks di meja registrasi untuk komunikasi cepat.

Saat acara: pelaksanaan

Pada hari-H, tugas utama adalah memastikan semua jalur akses benar-benar berfungsi dan tetap berjalan sepanjang acara.

  • Pastikan juru bahasa terlihat jelas dari area duduk prioritas dan, untuk hybrid, dari siaran.
  • Aktifkan dan periksa teks langsung sejak sesi pembuka.
  • Beri pengarahan singkat kepada pembicara: bicara dengan tempo wajar dan menghadap audiens.
  • Ingatkan panitia untuk berkomunikasi langsung dengan peserta Tuli, bukan hanya ke juru bahasanya.
  • Sediakan jeda agar peserta Tuli sempat menyimak isyarat dan teks.
  • Pantau sesi tanya-jawab agar pertanyaan peserta Tuli tersampaikan dan terjawab.

Saat acara: pemantauan berkelanjutan

  1. Tunjuk seseorang untuk memantau semua jalur akses tetap berfungsi.
  2. Periksa kualitas audio ke juru bahasa dan penyedia teks tetap bersih.
  3. Pastikan pergantian juru bahasa berjalan mulus tanpa memutus akses.
  4. Perhatikan keluhan atau kesulitan peserta Tuli dan tanggapi segera.
  5. Untuk acara hybrid, cek berkala bahwa peserta daring masih melihat juru bahasa dan teks.

Sesudah acara: evaluasi dan tindak lanjut

Aksesibilitas adalah proses yang terus diperbaiki. Tutup lingkaran dengan evaluasi dan dokumentasi.

  • Kumpulkan umpan balik dari peserta Tuli tentang pengalaman mereka.
  • Sediakan rekaman dengan teks dan/atau materi tertulis bagi yang membutuhkan.
  • Catat apa yang berhasil dan yang perlu diperbaiki untuk acara berikutnya.
  • Apresiasi dan beri masukan kepada tim juru bahasa dan teknis.
  • Perbarui anggaran dan rencana acara mendatang berdasarkan pembelajaran.

Ringkasan tiga tahap

Tahap Fokus utama
Sebelum Perencanaan, pemesanan layanan, pengaturan ruang dan visual.
Saat Pelaksanaan mulus dan pemantauan semua jalur akses.
Sesudah Evaluasi, dokumentasi, dan perbaikan untuk acara berikutnya.

Dasar hukum dan langkah selanjutnya

Menyediakan akses adalah bagian dari memenuhi hak yang dijamin UU No. 8 Tahun 2016 tentang Penyandang Disabilitas. Checklist ini membantu Anda menjalankannya secara konsisten. Untuk mendalami tiap aspek, baca cara membuat event ramah Tuli dan panduan accessibility untuk event hybrid. Bila ingin berkonsultasi, hubungi kami lewat halaman kontak.

Pertanyaan yang sering diajukan

Apa itu checklist event inklusif?

Checklist event inklusif adalah daftar tindakan praktis yang dibagi ke tahap sebelum, saat, dan sesudah acara untuk memastikan semua peserta, termasuk teman Tuli, dapat berpartisipasi setara.

Apa saja yang harus disiapkan sebelum acara?

Anggaran dan penanggung jawab aksesibilitas, pertanyaan kebutuhan akses saat pendaftaran, pemesanan juru bahasa isyarat dan teks langsung, materi untuk juru bahasa, pengaturan ruang, serta gladi bersih.

Apa yang harus dipantau saat acara berlangsung?

Pastikan juru bahasa terlihat jelas, teks langsung aktif, audio bersih, pergantian juru bahasa mulus, sesi tanya-jawab terakomodasi, dan untuk hybrid, peserta daring tetap melihat akses.

Apa yang perlu dilakukan setelah acara?

Kumpulkan umpan balik peserta Tuli, sediakan rekaman bertekst atau materi tertulis, catat perbaikan, apresiasi tim, dan perbarui rencana untuk acara berikutnya.

Berapa juru bahasa isyarat yang perlu dipesan?

Untuk acara singkat cukup satu, sedangkan acara panjang idealnya dua orang yang bekerja bergantian agar konsentrasi dan akurasi tetap terjaga.

Apakah checklist ini berlaku untuk acara daring dan hybrid?

Ya. Prinsipnya sama, tetapi sesuaikan butir teknis seperti visibilitas juru bahasa di siaran dan tampilan teks pada platform untuk format daring maupun hybrid.

Siapa yang sebaiknya memegang checklist ini?

Seorang penanggung jawab aksesibilitas yang ditunjuk dalam kepanitiaan, agar setiap butir dipantau dari perencanaan hingga evaluasi.

Kapan sebaiknya memesan layanan aksesibilitas?

Sedini mungkin pada tahap perencanaan agar ketersediaan juru bahasa, layanan teks, dan pengaturan teknis dapat dipastikan tanpa terburu-buru.

Apakah menyediakan akses acara diwajibkan?

UU No. 8 Tahun 2016 tentang Penyandang Disabilitas menjamin hak atas aksesibilitas komunikasi dan informasi, sehingga menyediakannya menjadi bagian penting dari acara yang setara.

Terakhir diperbarui30 April 2026
KategoriAksesibilitas

Artikel Terkait

Jalankan checklist inklusi
di setiap acara Anda

Dari perencanaan hingga evaluasi, hadirkan juru bahasa isyarat dan dukungan aksesibilitas profesional untuk acara Anda — dipercaya sejak 2007.